Terlalu Pedas! Denmark Tarik Peredaran Mie Instan Korsel

Badan pangan Denmark telah menarik tiga merek ramen instan Korea Selatan (Korsel) dari peredaran, dan memperingatkan bahwa produk tersebut terlalu pedas sehingga dapat menyebabkan "keracunan akut". Mie instan ini diproduksi oleh Samyang Foods yang berbasis di Seoul, salah satu perusahaan terbesar di Korea Selatan, dan dijual ke seluruh dunia. Mie yang ditarik dari peredaran antara lain Buldak Samyang 3 x Spicy & Hot Chicken, Buldak Samyang 2 x Spicy & Hot Chicken and Buldak Samyang Hot Chicken Stew.

Badan Pengawasan Hewan dan Makanan Denmark mengatakan produk tersebut mengandung capsaicin dalam dosis yang terlalu tinggi. Capsaicin adalah bahan aktif pada cabai sekaligus merupakan senyawa kimia yang menimbulkan rasa perih saat kita memakan cabai. Ini juga bisa menjadi racun bagi saraf dan berbahaya bagi kesehatan. "Hidangan mie yang dipasarkan dengan rasa sangat kuat ini tidak boleh lagi dijual karena konsumen dan terutama anak anak berisiko mengalami keracunan akut," kata badan tersebut.

"Kandungan capsaicinnya sangat tinggi sehingga dapat menimbulkan bahaya kesehatan," tambah pernyataan itu. Hasil Survei Terbaru Pilkada Jatim 2024, Cagub Terkuat Masih Dominan, Tri Rismaharini Masuk Bursa Nafisah Alayyah Tim Ello Out dari Gala Live Show 5 X Factor Indonesia, Inilah 9 Peserta yang Tersisa

Kunci Jawaban Soal Modul 3 Ayo Perkuat Literasi: Latihan Pemahaman Cerita Reflektif Post Test Inilah 13 Peserta X Factor Indonesia 2024 Bersaing di Babak Gala Live Show Malam Ini, Segera Vote! Cara Voting 10 Finalis X Factor Indonesia di Babak Gala Live Show 5

Perselingkuhan Ruben Onsu Diungkap di Depan Anak, Aib Rumah Tangga Sarwendah Dibongkar: Seumur Hidup Sriwijaya Post 11 Kontestan X Factor Indonesia Siap Berjuang di Babak Gala Live Show, Semua Nyanyikan Lagu Galau "Jika Anda punya produk tersebut, sebaiknya buang atau kembalikan ke toko tempat pembeliannya."

Anak anak dan orang dewasa yang lemah serta orang tua berisiko terkena penyakit ini, kata Henrik Dammand Nielsen dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Denmark seperti dikutip oleh kantor berita Associated Press. Produk buatan Samyang sangat populer di luar negeri, dengan laba operasional perusahaan mencapai rekor tertinggi lebih dari $110 juta pada tahun 2023. Perusahaan mengatakan ini adalah pertama kalinya produknya ditarik kembali karena dianggap terlalu pedas.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berupaya untuk lebih memahami peraturan lokal untuk pasar ekspor. Tantangan untuk memakan makanan pedas telah ada selama bertahun tahun. Badan Pengawas Obat dan Makanan Denmark mengatakan anak anak dan remaja di negara itu saling menantang di media sosial untuk memakan makanan yang sangat pedas. "Penting bagi para orang tua untuk mewaspadai jenis mie (dengan rasa) esktrem dan menghindarinya," kata Dammand Nielsen.

Peringatan kesehatan dan tindakan penarikan kembali ini memicu diskusi panas di dunia maya. Banyak pengguna media sosial yang berkomentar tentang rendahnya penerimaan masyarakat Denmark terhadap makanan pedas. Ae/hp (AP, AFP)

Tinggalkan Balasan